COULROPHOBIA: PENGERTIAN – CIRI DAN FAKTA

Posted on

Apa itu Coulrophobia?

Dilansir dari The University Of Texas, Coulrophobia berasal dari kata phobia dan kolobatheron yang merupakan kata dari bahasa Yunani yang berarti panggung. Coulrophobia adalah sebuah fobia dimana penderitanya akan merasa sangat takut jika melihat atau betemu dengan badut. Fobia ini tidak termasuk dalam DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders/DSM–5), namun fobia ini termasuk dalam kategori spesifik karena menyebabkan ketakutan yang intens terhadap badut yang merupakan sosok ceria dan menggemaskan.

Ciri-ciri Orang yang Memiliki Coulrophobia

Ketakutan biasa dengan badut dan Coulrophobia sangatlah berbeda. Penderita fobia akan merasa ketakutan tidak hanya saat menonton film yang behubungan dengan badut yang meneramkan saja, namun dia akan merasa takut dengan segala yang berhubungan dengan badut secara general dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengalami ketakutan, penderita Coulrophobia juga memilki ciri berikut jika berhadapan dengan segala hal yang berhubungan dengan badut:

Gelisah, panik, hingga timbulny aperasaan ingin muntah
Rasa ingin mengis jika berhadapan dengan segala sesuatu yang erbkaitan dengan badut.
Jantuk berdetak dengan cepat
Telapak tangan yang berkeringat
Telapak tangan tremor
Kesulitan dalam bernapas
Mulut kering.

Penyebab Timbulnya Coulrophobia

Pada dasarnya penyebab fobia sangat beragam, namun pada Coulrophobia ada beberapa yang dapat dikatakan menjadi penyebab timbulnya fobia ini

Menonton film menakutkan yang berkaitan dengan badut
Film horor sering kali membuat suatu objek yang sebenarnya tidak menakutkan menjadi sesuatu yang menakutkan. Badut contohnya. Akibat film yang menggambarkan sosok badut yang seharusnya memiliki figur menggemaskan ini menjadi sosok yang memiliki figur menyeramkan, menyebabkan orang memiliki ketakutan pada sosok badut. Dari ketakutan ini , ada beberapa orang yang sampai mengalami Coulrophobia.
Memiliki anggapan bahwa badut merupakan sosok yang menakutkan
Coulrophobia bisa muncul akibat faktor ini. Biasanya anak kecil mempelajari banyak hal dari lingkugan sekitar. Jika lingkunga dan orang disekitarnya memberikan pandangan bahwa badut adalah hal yang menakutkan maka anak tersebut akan beranggapan bahwa badut adalah hal yang menakutkan. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya Coulrophobia.
Adanya peristiwa traumatis yang berkaitan dengan badut
Adanya peristiwa yang traumatis di masa lalu yang berhubungan dangan badut dapat mengakibatkan seseorang memiliki Coulrophobia. Hal ini mengakibatkan otak sang penderita Coulrophobia akan memberikan respon “fight of flight” saat sang penderita berhadapan dengan badut. Alhasil tubuh menangkat sinyal otak ini bahwa badut adalah sebuah ancaman yang harus dihindari.
Dampak Coulrophobia

Dampak yang dirasakan bagi para pengidap Coulrophobia adalah mereka akan merasakan takut yang luar biasa saat berhadapan dengan segala hal yang berkaitan dengan badut. Tentu saja ketakutan ini lebih dari ketakutan biasa yang berpotensi untuk mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu, mereka akan merasa tidak tenang jika berada di tempang yang berpotensi ada badut, seperti keramaian, event, bahkan pesta ulang tahun. Akibatnya rasa tenang dan nyaman mereka tidak bisa selepas mereka yang tidak memiliki fobia ini.

Cara Mengatasi Coulrophobia

Berikut adalah beberapa cara yang biasa dilakukan untuk mengatasi Coulrophobia

Psikoterapi
Psikoterapi biasanya dijadikan sebuah pengobatan utama dalam mengatasi adanya Coulrophobia pada seorang individu. Biasanya ada dua jenis psikoterapi yang dipilih untuk mengatasi Coulrophobia.
Terapi kognitif dan perilaku
Terapi kognitif dan perilaku biasanya disebut dengan cognitive and behavior theraphy atau disingkat menjadi CBT. Terapi ini fokus pada perubahan pola pemikiran dan perilaku tertentu pada penderita. Contohnya adalah pengubahan pola pikir seorang penderita Coulrophobia tentang badut menjadi normal kembali atau menjadi lebih positif.
Terapi eksposur
Terapi eksposur dilakukan dengan menampilkan gambar badut kemudian mendiskusikan apa saja pandangan, emosi, dan pemikiran tentang gambar badut tersrbut. Setelah itu, terapis akan membantu mencarikan cara untuk penerita Coulrophobia dalam mengatasi fobianya ini.
Mengkonsumsi beberapa jenis obat
Selain dengan terapi, ada beberapa orang yang memerlukan obat untuk mengatasi fobianya ini. Obat tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
Obat antidepresan golongan sedatif
Antidepresan golongan ini dapat membantu penderita Coulrophobia untuk lebih rileks. Namun sisi negatifnya adalah obat ini dapat menyebakan kecanduan sehingga jarang dijadikan pilihan utama dalam mengatasi Coulrophobia.
Beta-blocker
Beta-blocker ini biasanya digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi. Obat ini dapat memperlambat detak jantung sehingga orang yang mengonsumsi akan merasa lebih rileks. Obat ini dapat digunakan untuk penderita Coulrophobia saat merasa panik atau takut ketika berhadapan dengan segala hal yang berkaitan dengan badut sehingga mereka dapat merasa lebih tenang dan rileks.
Fakta Coulrophobia

Ada beberapa fakta dari Coulrophobia.

Penderita Coulrophobia diperkirakan ada sekitar 7,92 juta di Inggris
Film It (2017) menyebabkan lonjakan jumlah penderita Coulrophobia
12% orang di Inggris menderita Coulrophobia
Coulrophobia ini cenderung dipicu efek media (seperti film menakutkan tentang badut) maupun pengalaman buruk terhadap badut.
Film badut pembunuh membantu munculnya pikiran jahat soal badut

Coulrophobia adalah sebuah fobia yang mengakibatkan penderitanya merasakan ketakutan berlebih pada segala hal yang berhubungan dengan badut. Fobia ini dapat diakibatkan oleh trauma, menonton film menakutkan tentang badut, dan anggapan bahwa badut adalah hal yang menakutkan. Walaupun begitu, fobia ini dapat diatasi dengan melakukan psikoterapi ataupun dengan menkonsumsi beberapa jenis obat.

COULROPHOBIAFOBIAGANGGUAN PSIKOLOGI

Leave a Reply

Your email address will not be published.