15 GEJALA PENYAKIT ALZHEIMER YANG HARUS DIKETAHUI

Posted on

Alzheimer merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sangat ditakuti oleh banyak orang. Penyakit ini membuat penderitanya mengalami penurunan daya ingat, berpikir, berbicara dan bahkan mengakibatkan perubahan perilaku. Pada awalnya, gejala penyakit ini hanya ditandai dengan sering lupa nya hal-hal kecil seperti nama, benda, tempat, dan lainnya.

Namun lambat laun, akan menyebar hingga menghilangkan memori-memori penting dalam ingatan anda. Bahkan lebih parahnya lagi, penyakit ini dapat menyebabkan seseorang mengalami kesulitan dalam berbicara, perencanaan, mengalami perubahan emosi yang cukup signifikan, dan bahkan akhirnya tidak mampu menjalani aktivitas apapun dalam hidupnya. (baca juga: Tips Sukses Di Usia Muda)

Banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit alzheimer ini, biasanya dapat dikarenakan gaya hidup yang tak sehat, berusia lanjut, memiliki riwayat keluarga terkena alzheimer, penyakit jantung, luka berat di kepala, dan lain-lainnya. Untuk itu lah, tak ada salahnya mengetahui gejala-gejala pad apenyakit alzheimer agar anda bisa membantu mendiagnosa dengan cepat sehingga bisa segera dilakukan pengobatan. Berikut ini gejala-gejala penyakit alzheimer pada umumnya. (baca juga: Tahap Perkembangan Emosi Anak)

1. Hilangnya Memori Singkat

Merupakan hal yang wajar bila seseorang lupa terhadap sesuatu hal. Namun pada penderita awal Alzheimer, mereka akan seringkali mengalami hilangnya memori-memori singkat yang baru saja terjadi. Misalnya saja, anda baru melakuan percakapan dengan seseorang dan beberapa menit kemudian anda dapat melupakan hal tersebut. Hilang ingatan penderita alzheimer jelas berbeda dengan lupa pada orang-orang yang sudah lanjut usia.

Penderita alzheimer sendiri terkadang bisa melupakan hal-hal dekat yang ada di sekitarnya dan bahkan lupa mengenai aktivitas yang baru saja dilakukannya. Hilangnya ingatan ini pun tak konsisten, hari ini dirinya bisa lupa nama tempat namun besoknya dapat mengingat kembali. (baca juga: Tipe Kepribadian MBTI)

2. Perubahan Suasana Hati dan Agitasi

Gejala lainnya yang terlihat adalah munculnya rasa cemas dan gelisah, bahkan penderita alzheimer akan terus menerus bergerak cepat disertai marah atau bahkan dapat terpaku di tempat tertentu. Agitasi adalah hasil dari perasaan takut, kelelahan, kebingungan yang dirasakannya ketika mencoba memahami dunia sudah tak masuk akal baginya. Perubahan suasanan hatinya pun cepat dan terkadang tanpa perlu alasan. (baca juga: Cara Mendidik Anak Hiperaktif)

3. Tak Bisa Mengambil Keputusan Sendiri

Penderita Alzheimer seringkali tidak dapat mengambil keputusan sendiri padahal masalah yang dihadapinya sangat sepele. Misalnya saja, terkadang mereka tak bisa memilih pakaian mana yang tepat untuknya. Terkadang mereka dapat memakai pakaian yang salah ataupun terbalik saat akan bepergiaan. Mereka merasa kebingungan sendiri dan tidak tahu apa yang harus dilakukannya. (baca juga: Prospek Kerja Untuk Lulusan Psikologi)

4. Kesulitan Mengerjakan Tugas Ringan

Penderita alzheimer akan merasa kesulitan saat harus menyelesaikan sebuah tugas, padahal tugas tersebut adalah tugas yang cukup ringan dan bahkan dulunya bisa sering dikerjakannya. Selain itu, mereka juga kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Tanpa sebab, terkadang pembicaraan mereka dapat terhenti dan tak tahu cara melanjutkannya. (baca: Cara Menjadi Pribadi yang Menyenangkan)

5. Sering Lupa

Mereka akan sering lupa akan hal-hal kecil yang dilakukannya, padahal aktivitas tersebut rutin dilakukan setiap hari. Misalnya saja lupa menaruh kunci mobil, handphone, dan lainnya. Bahkan anenya, terkadang mereka juga lupa apakah diri mereka sendiri sudah makan ataupun belum. (baca: Cara Mengenali Potensi Diri)

6. Kesulitan Mengenali Angka dan Uang

Gejala lainnya yang seirng terlihat adalah penderita akan mulai kesulitan dalam mengenali angka dan uang. Segala sesuatu yang berhubungan dengan kedua hal tersebut akan sangat sulit dilakukan dan bahkan dikenali oleh penderita alzheimer. (baca juga: Psikologi Perkembangan)

7. Sering Mengulangi Tindakan Atau Ucapannya

Mereka akan sering melakukan pengulangan-pengulangan pada ucapan maupun tindakan yang dilakukan. Gejala ini merupakan salah satu ciri khas dari penderita alzheimer. Hal ini biasanya dipacu oleh kebosanan, takut, serta kecemasan pada lingkungannya. Sehingga mereka melakukan hal-hal tersebut untuk mendapatkan kenyamanan.

8. Sulit Mengikuti Aktivitas Rutinnya

Seringkali dirasakan oleh penderita alzheimer adalah ketika lupa dengan aktivitas-aktivitas rutin yang memang dilakukannya bahkan hampir tiap hari. Misalnya saja mencuci, masak, dan pekerjaan rutin lainnya. Sehingga hal ini terkadang membuat mereka bingung karena tak mampu mengikuti aktivitas yang sering dilakukannya.

9. Kesulitan Berkosentrasi

Pada tahapan awal, penderita alzheimer juga akan sering mengalami kesulitan dalam berkosentrasi. Meskipun hal tersebut merupakan pekerjaan yang rutin dilakukannya. Mereka tak pernah bisa fokus pada satu hal yang sedang dikerjakannya tersebut, bahkan membutuhkan waktu yang lama untuk berkosentrasi dan terkadang hal ini yang membuatnya frustasi. (baca: Gejala ADHD Pada Bayi)

10. Delusi dan Paranoia

Pada beberapa penderita alzheimer biasanya akan sering mengalami kecurigaan padahal hal tersebut tampak tak rasional. Mereka sering mengalami halusinasi dalam mendengar, mencium, melihat, dan merasakan hal-hal yang sebenarnya tak ada. Paling parahnya, mereka dapat mengalami curiga berlebih yang membuatnya dapat agresif secara verbal ataupun fisik. (baca: Fakta Kepribadian Anak Bungsu)

11. Kehilangan Minat

Penderita alzheimer juga menunjukkan gejala apatis dan tidak berminat apapun pada hal-hal yang disekitarnya. Hal ini lah yang membuatnya menarik diri dari lingkungannya sendiri. Biasanya hal ini sering dikarenakan perasaan depresi pada kondisinya sendiri. Bahkan mereka juga mulai kehilangan motivasi untuk mengurus hidupnya sendiri. (baca juga: Teori Psikologi Kepribadian)

12. Sulit Untuk Tidur

Karena perasaan gelisah, ketakutan, bingung, dan cemas yang dialaminya hampir setiap hari, membuat penderita alzheimer jadi kesulitan untuk tidur. Hal ini lah yang juga membuat mereka sering berkeliaran dan jalan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami kelelahan sehingga tak bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang merupakan halusinasi. (baca juga: Cara Mendidik Anak Hiperaktif)

13. Bersifat Kekanak-Kanakan

Menurut beberapa ahli, penderita alzheimer memiliki kecenderungan untuk tergantung pada orang lainnya, dan bahkan  akan terus menerus mengikuti orang tersebut seperti bayangan. Tingkah lakunya pun berubah menjadi seperti anak kecil yang tak bisa hidup sendiri. Bahkan mereka akan selalu minta orang lain untuk menemaninya kemanapun, bahkan hanya untuk ke kamar mandi saja. (baca: Jenis Emosi)

14. Tidak Memperhatikan Kebersihan Tubuhnya Lagi

Seiring dengan waktu, penderita alzheimer akan mulai melupakan kebiasaan-kebiasaan rutinnya, bahkan kebersihan dirinya sendiri. Mereka akan lupa tentang menyikat gigi, ganti pakaian, mandi, dan bahkan akan melupakan alasan untuk mandi.  (baca juga: Faktor Penyebab Kenakalan Anak)

15. Kehilangan Kemampuan Motorik dan Sentuhannya

Gejala terparah yang dapat terlihat dari penderita alzheimer adalah mulai hilangnya kemampuan motorik dan sensoriknya. Sehingga mempengaruhi seseorang dalam melakukan aktivitasnya. Mereka akan mulai tak bisa menggunakan baju sendiri, menggunakan sendok dan garpu, ataupun hanya memencet tombol saja. Mereka akan sering kali mengalami mati rasa. (baca juga: Cara Membentuk Karakter Anak Usia Dini)

Nah itu tadi gejala-gejala penyakit alzheimer yang sangat mudah terlihat dari yang paling sepele hingga yang paling parah. Dengan mengetahui gejala-gejala ini, anda akan lebih mudah mendeteksi penyakit alzheimer sehingga mempercepat pengobatannya. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Artikel Psikologi Lainnya

Tipe Kepribadian Manusia dalam Psikologi
Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini
Hakikat Manusia dalam Perspektif Psikologi
Teori Belajar dalam Psikologi
Fakta Kepribadian Anak Bungsu
Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik
Tahap Perkembangan Emosi Anak
Kecerdasan Emosional dalam Psikologi
Teori Belajar Kognitif
Ciri- Ciri Pubertas

 

 

ALZHEIMERGANGGUAN PSIKOLOGIGEJALAPENYAKITPENYAKIT ALZHEIMER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *